Friday, June 29, 2012

Pengaruh Perasaan Terhadap Bentuk Sel Darah Merah (Menakjubkan!)





Satu kajian dilakukan oleh pakar EFT untuk menunjukkan bagaimana keadaan darah manusia ketika berada dalam situasi normal, sedih, gembira, jatuh cinta dan ketika berdoa. 

Kajian ini dilakukan terhadap seorang wanita yang bernama Rebecca. Pakar EFT tersebut mengambil sampel darah daripada Rebecca kemudian memotretnya dengan menggunakan "darkfield microscope" yang dihubungkan dengan monitor komputer. Melalui cara ini, perubahan ketara pada darah Rebecca dapat dilihat dengan  jelas setiap kali emosinya berubah. 

Berikut ini adalah gambar sel darah Rebecca sebelum dan selepas melakukan EFT.


Atas- Sebelum melakukan EFT (sel darah merah menggumpal disebabkan oleh Lectin yang didapat dari alergi ayam dan alpukat). Bawah- Sesudah melakukan EFT (sel darah merah menjadi normal kembali)


1.Sedih

Kemudian Rebecca melakukan EFT lagi dan mengundang emosi "sedih" dengan cara memikirkan saat-saat sedih sehingga dia menangis, lalu sampel darahnya dianalisa.

 Keadaan darah ketika sedih ( sel darah bergerak cepat dan berbentuk air mata )




2. Cinta

Rebecca menggunakan EFT untuk mengundang perasaan "cinta" untuk memasuki tubuh dan darahnya. Buat seketika darahnya kembali normal, dan sel-sel darah bergerak dengan indah dan timbul substansi yang berkilauan dalam cairan darah.


 Keadaan darah ketika merasakan cinta ( sel darah bergerak perlahan dan cenderung berkumpul )

 Satu kenyataan menarik pada sampel darah ketika"sedih" ialah terjadinya perubahan seperti pada sampel darah ketika "merasakan cinta". Jadi walaupun darah itu sudah meninggalkan tubuh Rebecca ia tetap masih berhubungan dengan pemiliknya.



3. Takut

Rebecca kemudiannya mengundang perasaan takut dengan memikirkan kejadian menakutkan yang pernah dia alami. Dan sel-sel dalam darahnya bergerak tidak sekata dengan sangat cepat (ditunjukkan pada gambar dibawah di mana sel-sel darah saling berjatuhan). Mungkin ini adalah akibat daripada penghasilan adrenalin sebagai reaksi normal ketika berasa takut.

Keadaan darah ketika merasa takut



4. Rasa penyayang/spiritual

Lalu Rebecca mecuba untuk memikirkan "sifat feminine Tuhan". Dalam keyakinan agamanya ia disebut sebagai "divine mother", sifat penyayang, penyantun dan pemelihara ( dalam islam disebut sifat "Jamaliah" Allah). Dan memohon kepada-Nya untuk menyalurkan energi feminine itu kedalam tubuh dan darahnya. Ketika berdoa, Rebecca menyatakan dia seolah merasakan gelombang tenaga yang begitu besar menyelimuti dirinya, dan dia menangis akhirnya.


Ketika sampel darah Rebecca diambil setelah berdoa dan merasakan pengalaman spiritual itu, hasil analisa mikroskop yang dihubungkan dengan komputer menyebabkan semua yang hadir di makmal kajian terdiam dan terpana seketika kerana melihat keadaan darah yang sama sekali berbeza berbanding sebelum ini. Cairan darahnya sangat cerah, gerakan sel darah sangat tenang seakan bergerak dengan penuh kedamaian, muncul banyak substansi yang berkilauan. Di dalam sel darah terdapat substansi yang bercahaya dan berdenyut seperti denyutan jantung yang kecil.

 Keadaan darah ketika "berdo'a" (timbul substansi putih berkilauan dan darah bergerak perlahan dan sangat teratur)



sumber: kaskus.us



Entri-Entri Berkaitan.....

0 comments:

Post a Comment

Related Posts with Thumbnails